BOLEHKAH MENGGABUNGKAN DUA NIAT PUASA DALAM SATU KALI PUASA?

Tanya:
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
maaf mau tanya, bolehkah kita menyatukan niat puasa nazar dengan puasa yang lainnya? Terimakasih.

Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Hukum menggabungkan 2 niat puasa dalam satu kali puasa (seperti puasa nadzar dengan puasa sunnah hari Senin, atau puasa kaffaroh atau Qodho Romadhon dengan puasa sunnah hari Kamis, atau puasa sunnah hari Senin dengan puasa sunnah ayyaamul Biidh) adalah TIDAK BOLEH menurut Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah n Fatwa Komite Tetap untuk Riset Ilmiyah n Fatwa Kerajaan Saudi Arabia. Akan tetapi, Hendaknya setiap puasa diniatkan secara tersendiri tanpa disatukan dengan niat puasa sunnah yang lainnya dalam satu hari.

Jadi, jika seseorang melakukan puasa nadzar atau Qodho Romadhon bertepatan dengan hari senin, atau kamis, atau ayyaamul Biidh (tanggal 13, 14, 15 bulan Hijriyah), maka ia diharapkan mendapat 2 pahala. Yakni pahala puasa nadzar n pahala puasa hari senin atau kamis tsb.

Demikian jawaban yang dapat kami sampaikan. Semoga mudah dipahami n menjadi ilmu yg bermanfaat. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq.

SUMBER: BBG Majlis Hadits, chat room Tanya Jawab.

Blog Dakwah Kami:

http://abufawaz.wordpress.com

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s